Kisah di Balik Mahalnya RX King yang Ditawar Ratusan Juta Rupiah

Yamaha RX King belakangan ramai menjadi perbincangan di media sosial. Bukan hanya karena mulusnya tampilan, motor keluaran 1993 ini ternyata ditawar hingga ratusan juta rupiah.

Foto tersebut awal mulanya diunggah oleh akun Instagram @gandihasstex. Pemilik akun sekaligus motor lawas itu bernama Gandi asal Majalaya, Bandung, Jawa Barat.

Saat dikonfirmasi oleh Liputan6.com**, Gandi mengaku hanya berniat untuk memamerkan hasil restorasi yang diberi nama “Si Bibir Merah” itu.

Jika ditelusuri komentar-komentar netizen di postingannya, ada sejumlah orang yang berani menawarkan harga beli hingga menawarkan Nissan X-Trail untuk ditukar dengan motor tersebut. Di balik semua penawaran itu, berapa sebenarnya biaya yang dihabiskan Gandi untuk merestorasi Yamah RX Kingnya?

“Beli motornya Rp 16,5 juta. Biaya restorasi habisnya agak besar sekitar Rp 45-50 jutaan. Hitung-hitung ini motor gak sampai Rp 70 juta lah,” kata Gandi.

Gandi mengatakan hampir semua part diganti olehnya dan memakan waktu selama enam bulan.

“Namanya restorasi pasti diganti, tapi yang saya pakai itu berdasarkan kode part number-nya dari Yamaha. Hampir baru semua 85-90 persen. Untuk hunting barang tua itu perlu proses, perlu link juga, perlu kenal ke mana-mana,” ujarnya.

Gandi mengaku membeli Yamaha RX King itu dalam kondisi masih orisinal. Ia juga menambahkan bahwa ia mendapatkan motor informasi motor tersebut dari temannya sekitar pertengahan tahun lalu.

“Bibir Merah 93 itu dari warna bodi, sepatbornya punya warna merah tersendiri. Pelat B, ini sudah berapa tangan sebetulnya tapi dibiarkan orisinal buluk lah kasarnya. Kebetulan saya punya katalognya untuk 29N. Saya coba kembali lagi ke katalog, mulai dari part number-nya, mulai cara penempatannya, posisinya di mana, kan dari katalog ini ada,” tegasnya.

Bukan hanya “Si Bibir Merah”, pria yang rela membeli berbagai part RX King dari berbagai daerah itu, ternyata memiliki 8 motor lainnya. Semunya sama, yakni Yamaha RX King, si 2-tak yang pernah disebut motor jambret.

“Saya ke Tasik, ke BSD, bahkan bertanya juga ke Solo. Contoh ya, bungkus jok hanya cover-nya saja tidak sama busanya saya beli Rp1,5 juta. Sepatbor depan Rp1,5 juta. Ya, serunya saya hunting barang yang sudah tidak ada lagi di pasaran,” imbuhnya lagi.

Sumber:

https://www.otosia.com/berita/kisah-di-balik-mahalnya-rx-king-yang-ditawar-ratusan-juta-rupiah.html?utm_source=Kisah+di+Balik+Mahalnya+RX+King+yang+Ditawar+Ratusan+Juta+Rupiah&utm_medium=Line+News+click&utm_campaign=Line+Today+News

0 Comments

Leave a Comment

2

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register